KAJIAN KITAB AL MINHAJ SYARAH SOHIH MUSLIM. IMAM NAWAWI.
بسم الله الرحمن الرحيم
Ketahuilah... Allah mustahil menetap di atas sebagaimana yg diyakini oleh kaum mujasimah, menurut para ulama ahlussunnah, krn menetap di atas melazimkan ada jarak dgn mahluk, dan itu tanda jisim,...sehingga sekalipun ada nash hadits dgn redaksi dekat atau jauh yg disandarkan kepada allah, maka maknanya bukan dekat atau jauh dgn jarak, sebagaimana penjelasan imam nawawi sbb :
ﻗﻮﻟﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ (ﻳﺪﻧﻰ اﻟﻤﺆﻣﻦ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﻣﻦ ﺭﺑﻪ ﺣﺘﻰ ﻳﻀﻊ ﻋﻠﻴﻪ ﻛﻨﻔﻪ ﻓﻴﻘﺮﺭﻩ ﺑﺬﻧﻮﺑﻪ) ﺇﻟﻰ ﺁﺧﺮﻩ
Sabda rasulullah saw : Pada hari kiamat seorang mukmin akan didekatkan di sisi Rabbnya ‘azza wa jalla sampai diletakkan tutup atas dirinya kemudian Allah pun meminta pengakuannya atas dosa dosanya...
ﻭاﻟﻤﺮاﺩ ﺑﺎﻟﺪﻧﻮ ﻫﻨﺎ ﺩﻧﻮ ﻛﺮاﻣﺔ ﻭاﺣﺴﺎﻥ ﻻﺩﻧﻮ ﻣﺴﺎﻓﺔ ﻭاﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻣﻨﺰﻩ ﻋﻦ اﻟﻤﺴﺎﻓﺔ ﻭﻗﺮﺑﻬﺎ
dan yg dimaksud dekat disana adalah dekat kemuliaan dan ihsan, bukan dekat jarak. Allah ta'ala adalah yg disucikan dari jarak dan dekat jaraknya.
Oleh krn itu, penting nya mengkaji kitab syarah hadits, jangan hanya modal terjemahan, krn ketika kita meyakini allah dekat jaraknya dgn mahluk krn membaca terjemah hadits yg mengatakan kata dekat, maka kita dihukumi musyrik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar