Minggu, 23 April 2017

KAJIAN KITAB TAMHID AL AWAA-ILI WA TALKHIS AD DALAA-IL. KARYA AL QADHI ABU BAKAR AL BAQILANIY AL MALIKIY.

Jika ingin diakui ahlussunnah wajib mengikuti penjelasan ulama ahlussunnah.

Kali ini Al Qadhi Abu Bakar Al Baqilaniy ulama ahlussunnah, menjelaskan bahwa para ulama ahlussunnah yg mengatakan allah  di atas arsy bukanlah jawaban dari pertanyaan dimana Allah, krn maksudnya bukan meyakini Allah berada di atas sehingga bertetangga dengan arsy (ada jarak).
ﻓﺈﻥ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﺋﻞ ﺃﻳﻦ ﻫﻮ ﻗﻴﻞ ﻟﻪ اﻷﻳﻦ ﺳﺆاﻝ ﻋﻦ اﻟﻤﻜﺎﻥ
jika seseorang berkata dimana dia (Allah), jawab padanya : dimana adalah pertanyaan ttg tempat
ﻭﻟﻴﺲ ﻫﻮ ﻣﻤﻦ ﻳﺠﻮﺯ ﺃﻥ ﻳﺤﻮﻳﻪ ﻣﻜﺎﻥ ﻭﻻ ﺗﺤﻴﻂ ﺑﻪ ﺃﻗﻄﺎﺭ
dan Allah bukanlah zat yg boleh diyakini bahwasanya tempat menyelimutinya dan arah arah meliputinya.
ﻏﻴﺮ ﺃﻧﺎ ﻧﻘﻮﻝ ﺇﻧﻪ ﻋﻠﻰ ﻋﺮﺷﻪ ﻻ ﻋﻠﻰ ﻣﻌﻨﻰ ﻛﻮﻥ اﻟﺠﺴﻢ ﺑﺎﻟﻤﻼﺻﻘﺔ ﻭاﻟﻤﺠﺎﻭﺭﺓ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻦ ﺫﻟﻚ ﻋﻠﻮا ﻛﺒﻴﺮا
Pengecualian, kami berkata sesungguhnya Allah di atas arsy bukan berdasarkan makna keberadaan jisim dengan saling melekat dan bukan dengan saling bertetangga (ada jarak), maha suci Allah dari yg demikian itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar